ARDI KUSNADI

Sabtu, 26 Juni 2021

PEDAGOGIK MTK BAGIAN 4



Berikut ini adalah beberapa soal pedagogik MTK Bagian 4, Selamat mengerjakan ...
1. Suatu kompetensi dasar pada pembelajaran Matematika Kelas XI adalah menganalisis sifat– sifat determinan dan invers matriks berordo 2×2 dan 3×3. Rumusan indikator yang sesuai dengan kompetensi dasar tersebut, kecuali ....
a. Menentukan adjoin matriks–matriks berordo 3x3
b. Mengidentifikasi matriks singular
c. Menentukan Kofaktor matriks berordo 2x2
d. Menentukan minor matriks berordo 3x3 
e. Memahami hubungan matriks identitas dengan invers matriks
1. c. Menentukan Kofaktor matriks berordo 2x2

2. Rumusan indikator yang paling sesuai dengan kompetensi dasar "Menjelaskan dan menentukan penyelesaian pertidaksamaan rasional dan irasional satu variabel" adalah ....
a. Menyebutkan definisi penyelesaian pertidaksamaan rasional dan pertidaksamaan irasional
b. Memprakirakan apakah suatu pertidaksamaan memiliki penyelesaian
c. Memberikan beberapa contoh penyelesaian suatu pertidaksamaan rasional
d. Membedakan pertidaksamaan rasional dan pertidaksamaan irasional 
e. Memberikan alasan mengapa suatu pertidaksamaan rasional memiliki penyelesaian
2. b. Memprakirakan apakah suatu pertidaksamaan memiliki penyelesaian

3. Rumusan indikator yang paling sesuai dari suatu KD "Menganalisis hubungan antara data dan cara penyajiannya (tabel, diagram garis, diagram batang, dan diagram lingkaran)" yaitu :
a. Menyebutkan cara penyajian data yang menggunakan diagram lingkaran
b. Menggunakan diagram garis untuk menyajikan data yang bersifat kontinu
c. Membedakan diagram garis dan diagram batang
d. Memilih sajian data berdasarkan informasi yang diberikan
e. Menerangkan cara membuat diagram garis
3. d. Memilih sajian data berdasarkan informasi yang diberikan

4. Satu indikator dari suatu kompetensi dasar pada pembelajaran geometri adalah menjelaskan panjang sisi suatu segitiga berdasarkan kesebangunan dua segitiga. Materi yang paling sesuai untuk mencapai indikator tersebut adalah ....
a. Syarat kesebangunan dua segitiga
b. Pengertian kesebanguna dua segitiga
c. Ciri–ciri kesebangunan dua segitiga.
d. Perbandingan sudut– sudut dua segitiga sebangun 
e. Sifat–sifat kesebangunan dua segitiga
4. e. Sifat–sifat kesebangunan dua segitiga

5. Satu indikator dari suatu kompetensi dasar pada pembelajaran geometri adalah menghitung perbandingan luas dua daerah dalam segitiga yang dipotong oleh suatu garis tertentu. Materi yang paling sesuai untuk mencapai indikator tersebut adalah ....
a. Perpotongan garis dan segitiga
b. Perbandingan Luas 
c. Luas daerah segitiga
d. Segitiga siku–siku
e. Tinggi segitiga siku–siku 
5. c. Luas daerah segitiga

6. Satu indikator dari suatu kompetensi dasar pada pembelajaran aritmetika sosial adalah Mengidentifikasi hubungan nilai keseluruhan, nilai unit, harga jual, dan harga beli. Materi yang paling sesuai untuk mencapai indikator tersebut adalah ....
a. Nilai suatu barang
b. Harga penjualan dan pembelian
c. Persentase untung dan rugi
d. Diskon, pajak, bruto dan netto 
e. Bunga tunggal
6. b. Harga penjualan dan pembelian


7. Suatu indikator dari materi Sistem Koordinat ialah menentukan kedudukan garis yang sejajar dengan sumbu–X. Media yang paling sesuai untuk digunakan dalam pembelajaran agar indikator tersebut tercapai ialah ....
a. Slide Powerpoint dengan gambar bidang koordinat dan sebuah garis yang melalui titik (2,0)
b. Video Pembelajaran yang menampilkan garis garis sejajar sumbu–Y 
c. Papan dengan koordinat dengan paku sebagai titik–titiknya, serta sebuah benang dengan posisi tegak lurus terhadap sumbu–Y
d. Lembar kerja terstruktur tentang tempat kedudukan titik pada bidang koordinat
e. Kertas manila yang terdapat gambar bidang koordinat serta sebuah garis yang melalui titik (0,5) dan (3,0) 
7. d. Lembar kerja terstruktur tentang tempat kedudukan titik pada bidang koordinat

8. Suatu indikator menyelesaikan operasi tambah pada bentuk aljabar. Media yang paling sesuai untuk digunakan dalam pembelajaran agar indikator tersebut tercapai ialah ....
a. Slide Powerpoint dengan gambar buah jeruk dalam satu keranjang dan buah duku dalam dua keranjang
b. Video Pembelajaran yang menampilkan orang memberi sejumlah buku dan sejumlah pensil.
c. Memanfaatkan beberapa pensil dan beberapa buku yang dimiliki siswa
d. Lembar Aktivitas siswa tentang makna suatu variabel, bentuk aljabar, suku sejenis, dan suku tidak sejenis
e. LKS yang berupa ringkasan materi dan kumpulan soal
8. d. Lembar Aktivitas siswa tentang makna suatu variabel, bentuk aljabar, suku sejenis, dan suku tidak sejenis

9. Suatu indikator mendefinisikan pengertian balok. Media yang paling sesuai untuk digunakan dalam pembelajaran agar indikator tersebut tercapai ialah ....
a. Gambar Balok di kertas manila
b. Potongan balok dari kayu 
c. Kerangka balok yang dibuat dari kawat
d. Balok yang dibuat dari karton (tempat kapur)
e. Power point tentang berbagai macam bangun ruang 
9. d. Balok yang dibuat dari karton (tempat kapur)

10. Diketahui suatu indikator menghitung panjang garis singgung persekutuan luar dua lingkaran. Soal berikut yang paling tepat untuk mengukur capaian indikator tersebut ialah ....
a. Panjang garis singgung persekutuan luar dua buah lingkaran adalah 12 cm dan jarak dua titik pusat lingkaran tersebut adalah 13 cm. Jika panjang salah satu jari–jari lingkaran adalah 8 cm, Luas lingkaran yang lain adalah ...
b. Diketahui dua buah lingkaran dengan pusat di A dan B, masing– masing berjari–jari 34 cm dan 10 cm. Garis CD merupakan garis singgung persekutuan luar. Bila CD = 32 cm, panjang AB adalah ....
c. Delapan buah roda dililit dengan tali seperti gambar berikut, masing–masing roda diameternya 14 cm. Tentukan panjang tali yang melilit roda– roda tersebut.
d. Panjang jari–jari dua lingkaran adalah 29 cm dan 14 cm. Panjang garis singgung persekutuan luarnya 36 cm. Hitung jarak pusat kedua lingkarannya 
e. Apakah yang dimaksud dengan garis singgung lingkaran luar dua lingkaran? 
10. c. Delapan buah roda dililit dengan tali seperti gambar berikut, masing–masing roda diameternya 14 cm. Tentukan panjang tali yang melilit roda–roda tersebut.

11. Diketahui suatu indikator menghitung ukuran pemusatan dari suatu data. Soal berikut yang paling tepat untuk mengukur capaian indikator tersebut ialah ....
a. Dalam suatu kelas nilai rata–rata ulangan matematika 18 orang siswa putri 72. Sedangkan nilai rata– rata siswa putra 69. Jika jumlah siswa di kelas tersebut 30, maka berapakah nilai rata– rata ulangan matematika di kelas tersebut?
b. Nilai rata–rata ulangan matematika 18 orang siswa putri 72. Sedangkan nilai rata– rata siswa putra 69. Jika nilai rata–rata ulangan matematika di kelas tersebut 70.8, berapakah jumlah siswa dalam kelas itu? 
c. Hasil ulangan Matematika sekelompok siswa sebagai berikut:  

Nilai

60

70

75

80

90

100

Frekuensi

3

6

7

8

4

2

Tentukan banyaknya siswa yang nilainya lebih dari rata–rata.
d. Diberikan empat bilangan a, b, c, dan d. Jika rata–rata a dan b adalah 50, rata– rata b dan c adalah 75, serta rata–rata c dan d adalah 70, berapakah rata–rata a dan d? 
e. Rata–rata nilai dari 28 siswa adalah 80. Setelah ditambah nilai siswa A dan B,rata–ratanya menjadi 78. Jika nilai A tiga kali B, berapakah selisih antara nilai A dan B? 
11. a. Dalam suatu kelas nilai rata–rata ulangan matematika 18 orang siswa putri 72. Sedangkan nilai rata– rata siswa putra 69. Jika jumlah siswa di kelas tersebut 30, maka berapakah nilai rata– rata ulangan matematika di kelas tersebut?

12. Salah satu kompetensi yang harus dicapai oleh siswa SMP adalah menjelaskan dan melakukan operasi hitung bilangan bulat dan pecahan dengan memanfaatkan berbagai sifat operasi. Tujuan yang paling tepat dirumuskan adalah ....
a. Dengan cara diskusi siswa dapat menghitung hasil kali dua bilangan bulat menggunakan sifat pengurangan
b. Dengan Menggunakan konsep pengurangan Siswa dapat menghitung hasil bagi dua bilangan bulat.
c. Siswa dapat Menggunakan sifat ketertutupan pengurangan bilangan bulat untuk menentukan hasil bagi dua bilangan bulat
d. Siswa dapat Menggunakan sifat asosiatif penjumlahan bilangan bulat dalam menyelesaikan suatu permasalahan. 
e. Dengan cara diskusi Siswa dapat menentukan hasil kali dua bilangan bulat menggunakan konsep penjumlahan bilangan
12. c. Siswa dapat Menggunakan sifat ketertutupan pengurangan bilangan bulat untuk menentukan hasil bagi dua bilangan bulat

13. Diketahui suatu KD yaitu Mengintepretasi persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak dari bentuk linear satu variabel dengan persamaan dan pertidaksamaan linear Aljabar lainnya. Rumusan tujuan pembelajaran yang kurang tepat untuk mencapai KD tersebut adalah ....
a. Jika diberi persamaan linear aljabar yang lain, peserta didik dapat menginterpretasi persamaan nilai mutlak dari bentuk linear satu variabel
b. Jika diberi pertidaksamaan linear aljabar yang lain, peserta didik dapat menginterpretasi pertidaksamaan nilai mutlak dari bentuk linear satu variabel
c. Siswa dapat menentukan nilai mutlak dari suatu persamaan dan pertidaksamaan linear aljabar.
d. Dengan cara diskusi dengan teman sebangku peserta didik dapat mengidentifikasi persamaan nilai mutlak dari bentuk linear satu variabel 
e. Dengan cara diskusi kelompok peserta didik dapat mengidentifikasi pertidaksamaan nilai mutlak dari bentuk linear satu variabel 
13. c. Siswa dapat menentukan nilai mutlak dari suatu persamaan dan pertidaksamaan linear aljabar.

14. Diketahui suatu KD yaitu Menjelaskan himpunan, himpunan bagian, himpunan semesta, himpunan kosong, komplemen himpunan, dan melakukan operasi biner pada himpunan menggunakan masalah kontekstual. Rumusan tujuan pembelajaran yang kurang tepat untuk mencapai KD tersebut adalah ....
a. Jika diberi suatu permasalahan kontekstual , peserta didik dapat menggambarkan relasi antar himpunan menggunakan diagram venn
b. Jika diberi himpunan semesta dan beberapa himpunan yang berada pada semesta himpunan tersebut siswa dapat menentukan komplemen dari suatu himpunan yang diketahui
c. Siswa dapat melakukan operasi himpunan menggunakan masalah kontekstual
d. Dengan cara diskusi dengan teman sebangku peserta didik dapat mengidentifikasi jenis jenis himpunan berdasar banyaknya anggota. 
e. Dengan cara diskusi kelompok peserta didik dapat menentukan banyaknya himpunan bagian dari suatu himpunan 
14. c. Siswa dapat melakukan operasi himpunan menggunakan masalah kontekstual

15. Untuk membelajarkan konsep bentuk aljabar, secara berurutan sebaiknya dimulai dari ....
a. Menginterpretasikan kalimat sehari–hari ke dalam bentuk matematika – mencontohkan bentuk aljabar – mengklasifikasikan bentuk aljabar – menentukan ciri bentuk aljabar – mendefinisi bentuk aljabar – menyelesaikan permasalahan
b. Menginterpretasikan kalimat sehari–hari ke dalam bentuk matematika – mencontohkan bentuk aljabar – mendefinisi bentuk aljabar – menentukan ciri bentuk aljabar – mengklasifikasikan bentuk aljabar – menyelesaikan permasalahan
c. Menginterpretasikan kalimat sehari–hari ke dalam bentuk matematika – mencontohkan bentuk aljabar – mendefinisi bentuk aljabar – mengklasifikasikan bentuk aljabar – menentukan ciri bentuk aljabar – menyelesaikan permasalahan
d. Mendefinisi bentuk aljabar – mencontohkan bentuk aljabar – menentukan ciri bentuk aljabar – mengklasifikasikan bentuk aljabar – menginterpretasikan kalimat sehari–hari ke dalam bentuk matematika – menyelesaikan permasalahan 
e. Mendefinisi bentuk aljabar – menginterpretasikan kalimat sehari–hari ke dalam bentuk matematika – mencontohkan bentuk aljabar – menentukan ciri bentuk aljabar – mengklasifikasikan bentuk aljabar – menyelesaikan permasalahan 
15. b. Menginterpretasikan kalimat sehari–hari ke dalam bentuk matematika – mencontohkan bentuk aljabar – mendefinisi bentuk aljabar – menentukan ciri bentuk aljabar – mengklasifikasikan bentuk aljabar – menyelesaikan permasalahan

16. Untuk membelajarkan konsep peluang, secara berurutan sebaiknya dimulai dari ....
a. Menginterpretasikan kalimat sehari–hari ke dalam bentuk matematika – melakukan eksperimen – mengklasifikasikan unsur unsur peluang – mendefinisi peluang suatu kejadian – menyelesaikan permasalahan
b. Menginterpretasikan kalimat sehari–hari ke dalam bentuk matematika – mencontohkan cara menentukan peluang – mendefinisi peluang – melakukan percobaan untuk meyakinkan konsep peluang – menyelesaikan permasalahan
c. Mendefinisi percobaan statistik – memberikan contoh percobaan statistik – mencontohkan menentukan titik sampel – menentukan kejadian dari suatu percobaan – menghitung peluang suatu kejadian – menyelesaikan permasalahan
d. Menginterpretasikan kalimat sehari–hari yang terkait dengan peluang – mencontohkan peristiwa yang terkait dengan peluang – melakukan eksperimen – mendefinisikan unsur unsur yang terkait dengan peluang – menemukan cara mencari peluang suatu kejadian – menyelesaikan permasalahan
e. Mendefinisi peluang – mencontohkan percobaan statistik – menentukan kejadian – menentukan ruang sampel – menyelesaikan permasalahan
16. d. Menginterpretasikan kalimat sehari–hari yang terkait dengan peluang – mencontohkan peristiwa yang terkait dengan peluang – melakukan eksperimen – mendefinisikan unsur unsur yang terkait dengan peluang – menemukan cara mencari peluang suatu kejadian – menyelesaikan permasalahan

17. Untuk membelajarkan konsep bilangan phi, secara berurutan sebaiknya dimulai dari ....
a. Mengingatkan pengertian lingkaran dan unsur-unsurnya – mengingatkan pengertian luas daerah lingkaran – menyiapkan benda-benda yang berbentuk lingkaran – mempraktekkan mengukur luas daerah benda yang berbentuk lingkaran – mengukur panjang diameter lingkaran – menentukan perbandingan diameter dan luas lingkaran – menemukan nilai phi
b. Mendefinisikan pengertian bilangan – membedakan antara bilangan dan angka – mendefinisikan jenis-jenis bilangan – memberitahukan ada bilangan yang dinamakan phi – menyelesaikan permasalahan 
c. Mengingatkan pengertian lingkaran dan unsur-unsurnya – mengingatkan pengertian keliling lingkaran – mempraktekkan mengukur keliling benda yang berbentuk lingkaran – mengumpulkan data tentang perbandingan keliling dan panjang diameter lingkaran – menentukan nilai phi
d. Mendefinisikan pengertian bilangan – membedakan antara bilangan pecahan dan bilangan rasional – memberitahukan ada bilangan yang dinamakn phi – menyelesaikan permasalahan 
e. Mengingatkan pengertian lingkaran dan unsur-unsurnya – mengingatkan pengertian keliling dan luas lingkaran – mempraktekkan mengukur keliling dan luas benda yang berbentuk lingkaran – mengumpulkan data tentang perbandingan keliling atau luas dan panjang diameter lingkaran – menentukan nilai phi
17. c. Mengingatkan pengertian lingkaran dan unsur-unsurnya – mengingatkan pengertian keliling lingkaran – mempraktekkan mengukur keliling benda yang berbentuk lingkaran – mengumpulkan data tentang perbandingan keliling dan panjang diameter lingkaran – menentukan nilai phi

18. Pada materi Bunga, Pertumbuhan dan Peluruhan terdapat urutan materi ialah: x – bunga tunggal – y – pertumbuhan – z. Pengganti x, y, dan z secara berturut–turut untuk melengkapi urutan materi tersebut adalah ....
a. definisi bunga, bunga majemuk, peluruhan
b. definisi bunga, peluruhan, bunga majemuk
c. Baris aritmatika, baris geometri, peluruhan
d. Baris aritmatika, baris geometri, bunga majemuk 
e. Baris aritmatika, baris geometri, peluruhan 
18. a. definisi bunga, bunga majemuk, peluruhan

19. Pada materi Himpunan terdapat urutan materi ialah: x – Cara Menyatakan Himpunan – y – Relasi antar himpunan – z. Pengganti x, y, dan z secara berturut– turut untuk melengkapi urutan materi tersebut adalah ....
a. Pengertian Himpunan, Himpunan Bagian, operasi antar himpunan
b. Pengertian Himpunan, Jenis jenis himpunan berdasarkan banyaknya anggota, operasi antar himpunan
c. Pengertian Himpunan, irisan dan gabungan dua himpunan, Diagram Venn
d. Pengertian Himpunan, banyaknya anggota himpunan, Diagram Venn 
e. Pengertian Himpunan, operasi antar himpunan, Menyelesaikan masalah
19. b. Pengertian Himpunan, Jenis jenis himpunan berdasarkan banyaknya anggota, operasi antar himpunan

20. Pada saat siswa berdiskusi tentang banyaknya rusuk pada kubus, kerucut dan tabung, siswa banyak yang berbeda pendapat tentang banyaknya rusuk tabung dan kerucut. Setelah dianalisis kesalahan mereka dikarenakan berbeda dalam memahami konsep rusuk pada bangun ruang tersebut. Tindakan yang sesuai untuk menangani perbedaan siswa dalam memahami konsep tersebut adalah ....
a. Siswa diminta mengamati benda riil yang berbentuk kubus, tabung, dan kerucut untuk menghitung banyaknya rusuk
b. Siswa diminta mengamati gambar kubus, tabung, dan kerucut untuk menentukan banyaknya rusuk
c. Siswa diminta mengamati alat peraga dan gambar yang berbentuk kubus, tabung, dan kerucut untuk memikirkan apa yang dinamakan rusuk.
d. Membandingkan banyaknya rusuk balok dan kubus
e. Guru menjelaskan banyaknya rusuk kubus, tabung dan kerucut sehingga siswa paham
20. a. Siswa diminta mengamati benda riil yang berbentuk kubus, tabung, dan kerucut untuk menghitung banyaknya rusuk

Semoga bermanfaat dan Sukses Selalu.. 

Download pdf DISINI

7 komentar:

Unknown mengatakan...

Terimakasih pak...

Blog Guru Keren mengatakan...

Terimakasih Pak Ardi

Unknown mengatakan...

terimakasih pak Ardi

Dini mengatakan...

Luar biasa.. Terimakasih pak Ardi.. Baarokalloh..

Unknown mengatakan...

terima kasih pak ilmunya

frans andilemba tadanugi mengatakan...

👍👍👍👍

Ayu Rizqiana, S.Pd. mengatakan...

Terimakasih contoh-contoh soalnya, sangat membantu dalam belajar persiapan UP PPG dan PPPK

Posting Komentar

TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGANNYA